Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2019
Gambar
Cara Menghitung Subnetting IPv4 Cara Menghitung Subnetting IP Pada hakekatnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berkisar di empat masalah:  Jumlah Subnet ,  Jumlah Host per Subnet ,  Blok Subnet , dan  Alamat Host- Broadcast . Penulisan IP address umumnya adalah dengan 192.168.1.2. Namun adakalanya ditulis dengan 192.168.1.2/24. Artinya bahwa IP address 192.168.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0, /24 diambil dari penghitungan bahwa 24 bit subnet mask diselubung dengan binari 1. Atau dengan kata lain, subnet masknya adalah: 11111111.11111111.11111111.00000000 (255.255.255.0). Konsep ini yang disebut dengan CIDR (Classless Inter-Domain Routing) yang diperkenalkan pertama kali tahun 1992 oleh IEFT. 1. Contoh Perhitungan Subnet Mask IPv4 Kelas C Network Address : 192.168.1.0/26 ->  11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192). 1. Jumlah Subnet  = 2(pangkat)x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subn...
Gambar
Cara Menghitung Subnetting Cara Menghitung Subnetting IPv4 Cara Menghitung Subnetting IP Pada hakekatnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berkisar di empat masalah:  Jumlah Subnet ,  Jumlah Host per Subnet ,  Blok Subnet , dan  Alamat Host- Broadcast . Penulisan IP address umumnya adalah dengan 192.168.1.2. Namun adakalanya ditulis dengan 192.168.1.2/24. Artinya bahwa IP address 192.168.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0, /24 diambil dari penghitungan bahwa 24 bit subnet mask diselubung dengan binari 1. Atau dengan kata lain, subnet masknya adalah: 11111111.11111111.11111111.00000000 (255.255.255.0). Konsep ini yang disebut dengan CIDR (Classless Inter-Domain Routing) yang diperkenalkan pertama kali tahun 1992 oleh IEFT. 1. Contoh Perhitungan Subnet Mask IPv4 Kelas C Network Address : 192.168.1.0/26 ->  11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192). 1. Jumlah Subnet  = 2(pangkat)x, dimana x adalah banyakny...